Sabtu, 30 Maret 2013

FILSAFAT KELUARGAKU


FILSAFAT KELUARGAKU


Dilihat dari bentuknya, keluarga saya adalah keluarga inti (nuclear family) yaitu terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Dimana saya berperan sebagai seorang anak.
Ditinjau dari fungsinya, keluarga saya menjalankan fungsi secara biologis. Selain menjalankan kelangsungan hidup, orang tua saya juga menjalankan kewajibannya  untuk memelihara, mengasuh, mendidik, dan memberikan makanan yang sehat dan bergizi kepada anak-anaknya, serta memberikan kesejahtraan dalam hal sandang, pangan, dan papan. Kemudian dalah kesehatan, apabila ada anggota keluanga yang sakit  kami selalu bertindak cepat  dengan membawa berobat atau pergi ke dokter.
Secara fungsi psikologis, orang tua saya juga memberikan kasih sayang dan perlindungan kepada anak-anaknya. Sehingga saya dan saudara saya merasa aman dan nyaman berada disisinya. Selain itu, mereka juga mengarahkan anak-anaknya untuk hidup mandiri dan juga memberikan identitas atau status yang jelas kepada anak-anaknya.
Secara fungsi sosial, orang tua saya mengajarkan kepada anak-anaknya untuk bersosialisasi atau berinteraksi dengan lingkungannya. Disamping tetap menerapkan norma-norma dan batasan-batasan prilaku kepada anak-anaknya. Sehingga saya dan saudara saya tahu apa yang pantas dan tidak pantas kami lakukan dalam berinteraksi dengan sesama manusia.
Secara fungsi ekonomi, keluarga saya dipegang oleh kepala keluarga, dimana dalam hal ini ayah saya yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan kami. Sedangkan ibu saya hanya  mengatur dan menggunakan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Secara fungsi pendidikan,  orang tua saya menyekolahkan anak-anaknya dalam rangka memberikan pengetahuan dan keterampilan, serta membentuk prilaku dan jati diri anak-anaknya.
Dilihat dari segi tahapannya. Keluarga saya termasuk keluarga anak usia sekolah dan keluarga dengan melepaskan anaknya ke masyarakat. Adik saya baru kelas lima sekolah dasar yaitu termasuk usia sekolah dan saya beserta kakak  saya sudah meninggalkan rumah  orang tua untuk memulai hidup baru.
Ditinjau dari tahapannya, keluarga saya termasuk keluarga sejahtera tahap IV, dimana keluarga saya telah memenuhi kebutuhannya baik yang bersifat dasar, sosial psikologis maupun yang bersifat pengembangan. Selain itu, dapat memberikan sumbangan yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sesuai anjuran pemerintah, orang tua saya mengikuti program keluarga berencana (kb). Adik saya berusia 11 tahun, saya berusia 18 tahun, dan kakak saya berusia 23 tahun. Kamipun merasa lengkap dan sempurna dalam berkeluarga.